Momentum Hari Anak Nasional, Kakanwil Kemenkum HAM Bali Beri Remisi

DENPASAR,SERBIBALI.COM-Kementerian Hukum dan HAM (Hak Asasi Manusia) Provinsi Bali, khususnya Unit Pelaksana Teknis (UPT) Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Karangasem bersama Yayasan YBBS dan Yayasan Genta Satria melaksanakan kegiatan hiburan, dengan tema “Anak Terlindungi, Indonesia Maju” di LPKA Kelas II Karangasem. Demikian diungkapkan, Kakanwil (Kepala Kantor Wilayah) Kemenkum HAM Bali, Jamaruli Manihuruk, bertepatan dengan “Hari Anak Nasional 2021, yang jatuh pada Jumat (23/7/2021).

Lebih lanjut, dijelaskan, adapun kegiatan yang dilakukan berupa “Nonton Bareng Film” yang berjudul
“Lucunya Negeri Ini” dan beberapa permainan hiburan. Kegiatan tersebut, lanjut Jamaruli Manihuruk, telah menerapkan Prokes (Protokol Kesehatan) yang ketat dan anggota dari 2 (dua) Yayasan tersebut, telah menunjukkan hasil “Test Antigen/PCR Swab Negatif Covid-19”.

SERBIBALI/IST Kakanwil Kemenkum HAM Bali, Jamaruli Manihuruk

Kemudian, Jamaruli Manihuruk mengungkapkan, LPKA Karangasem memiliki 39 Anak Didik Pemasyarakatan yang terdiri dari 14 anak,
dan 25 Pemuda berusia diatas 18 tahun dibawah 21 tahun. Selain kegiatan hiburan, Anak Didik Pemasyarakatan yang berjumlah 7 orang, termasuk Anak Didik Pemasyarakatan di
Lapas Kelas IIA Kerobokan mendapatkan Remisi masing-masing 3 bulan berjumlah 2 orang, 2 bulan berjumlah 2 orang, 1 bulan berjumlah 3 orang, dan salah 1 (satu) Anak Didik
Pemasyarakatan tersebut, langsung mendapatkan bebas murni,” tuturnya.

“Pembinaan Anak Didik Pemasyarakatan yang rutin dilakukan, diantaranya “Pelatihan
Teknik Dasar Pendingin AC, Perbengkelan, Perkebunan, Perikanan, Musik, dan Kelisitrikan,” imbuhnya.

Selain itu, LPKA Karangasem memberikan Anak Didik Pemasyarakatan Pendidikan Non-
Formal berupa kejar Paket A, B, dan C dengan mendatangkan Guru dari Sanggar Kegiatan
Belajar (SKB). Hal tersebut, kata Jamaruli Manihuruk, bertujuan untuk membekali Anak Didik Pemasyarakatan dengan keahlian dan keterampilan serta tidak tertinggal dari Pendidikan setelah sudah keluar LPKA.

“Kami berharap, bahwa Anak Didik Pemasyarakatan yang telah kembali ke masyarakat,
setelah menjalani masa pembinaan di LPKA, dapat menjadi “Tunas Bangsa”, yang
membanggakan dan memberikan hal terbaik, untuk bangsa serta mempunyai cita-cita dan semangat bekerja keras, untuk meraih masa depan yang lebih cerah,” pungkasnya. acesb

Leave a Reply

Your email address will not be published.