Pemangku Terima Anugerah Ketakson di Pura Dalem Bungkut

3 min read

Klungkung, SERBI BALI-Sejumlah pemangku diistilahkan menjalani wisuda atau tamat sekolah, usai menerima proses pendidikan melalui Diklat Pertama.

Selanjutnya, sejumlah pemangku menjalani proses pembersihan dan penyucian diri dengan memohon restu kehadapan Ida Bethara yang berstana di Pura Dalem Bungkut, Nusa Penida, Kabupaten Klungkung. Hal tersebut disebut Mapinton, yang dilakukan bertepatan dengan Tilem Jiyestha, Soma Umanis Wuku Sungsang, Senin, 30 Mei 2022.

Upacara ini, dipimpin oleh Ida Pandita Mpu Yogiswara dari Griya Gede Manik Uma Jati, Banjar Jabajati, Desa Pemogan, Denpasar Selatan.

Menurut Ida Pandita Mpu Yogiswara, Mapinton merupakan rangkaian Tirtayatra yang dilakukan, setelah selesai melakukan Diklat Pertama yang menyasar para pemangku. Adapun pesertanya berjumlah 75 orang yang berasal dari berbagai daerah di Bali meliputi Kota Denpasar, Kabupaten Badung, Kabupaten Klungkung, Kabupaten Jembrana, Negara hingga Kabupaten Buleleng.

“Karena, kita sudah selesai melakukan Diklat Pertama di Yayasan Griya Gede Manik Uma Jati, kemudian melanjutkan acara Mapinton yang ditujukan untuk para pemangku yang mengikuti Diklat Pertama. Semoga apa yang direncanakan, kita dari Yayasan dan para peserta diklat semuanya, mendapatkan apa yang diharapkan,” terang Ida Pandita Mpu Yogiswara.

Untuk itu, pihaknya dari Yayasan Griya Gede Manik Uma Jati, Pemogan, Denpasar Selatan melakukan suatu perjalanan suci yang disebut Matirtayatra, dengab rangkaian upacaranya, yaitu Mapinton, Pewintenan dan upacara Mejaya-jaya serta diakhiri prosesi Ngerasukang yang dinamakan Kediatmikan
atau pelajaran Sang Catur Sanak.

Disebutkan, rangkaian upacaranya dilakukan di Pura Dalem Bungkut, Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, yang dimulai pukul 19.00 WITA pada malam harinya hingga puncaknya digelar pukul 24.00 WITA.

Dipilihnya Pura Dalem Bungkut sebagai tempat upacara, dikarenakan, di Pura Dalem Bungkut itu bagian dari pusat energi yang disebut Ketakson.

“Tanpa energi, kita tidak bisa Ketakson. Karena, kita belajar yang namanya memuja Sang Hyang Aji Saraswati biar sejiwa, maka perlu dilakukan suatu anugerah Ida Bethara yang bersemayam di Pura Dalem Bungkut. Jadi, Dalem berarti Siwa dan Bungkut diartikan suatu daerah atau tempat,” kata Ida Pandita Mpu Yogiswara.

Lanjutnya, panugerahan Ida Bethara Dalem Bungkut disebutkan panugerahan Ida Bethara Durga Sungsang, karena ditempat itulah ditemukan bersatunya unsur Ongkara Ngadeg dan Ongkara Sungsang.

“Kita sebagai peserta disana, yang lulusan yang namanya Diklat dan Pewintenan itu, memohon kehadapan Ida Bethara dan Ida Bethara pada saat itu turun memberikan suatu anugerah, sesuai dengan anggaran dasar peserta masing-masing. Jadi, disana alasan Ida Pandita Mpu melakukan upacara ini di pura Dalem Bungkut, karena pada saat dinamakan hari Tilem Somaning Umanis nemoning Tilem Jyestha. Karena Tilem berarti penyucian, pembersihan atau taksu,” ungkapnya.

“Mudah-mudahan apa harapan kita kedepannya bisa tercapai. Semoga anak-anak kita peserta Diklat semuanya mendapatkan restu kepada Ida Bethara sesuai dengan anggaran dasar umat itu atau peserta masing-masing,” harapnya.

Sementara, untuk peserta yang memohon Pewintenan dibagi menjadi dua jenis, yaitu Pewintenan Saraswati dan Pewintenan Ganapati.

“Cuma digelar dua jenis Pewintenan. Jika Pewintenan Ganapati dilakukan pada satu pasang. Sedangkan, Pawintenan Saraswati ada sekitar enam pasang. Disana kita melakukan penyucian diri dan memohon restu disana di Pura Dalem Bungkut,” terangnya.

Terakhir yang dilakukan, saat pelaksanaan upacara di Dalem Prajapati, dengan memohon restu kepada Ida Bethara Hyang Dalem Prajapati sebagai leluhur-Nya yang didampingi Setra Gandamayu atau Pemuunan.

“Bilamana pemangku yang sudah memohon Pewintenan yang disebut penyucian diri, kita juga memohon kepada Ida Bethara Hyang Dalem Prajapati, semoga diberkati semuanya dalam pangastiti yang disebut dengan Kadiatmikan atau ajaran Sang Catur Sanak.
Semoga Ida Bethara Hyang Siwa Prajapati memberkati,” tutupnya.

Berita Lainnya

More From Author

+ There are no comments

Add yours