Tips Menjaga Kesehatan Mata Lansia

BADUNG, SERBIBALI.COM– Seiring bertambahnya usia, kita lebih cenderung memiliki masalah kesehatan sistemik seperti tekanan darah tinggi, penyakit jantung atau diabetes. Penting untuk diingat bahwa penyakit sistemik dapat merusak mata Anda. Salah satu tanda peringatan tekanan darah tinggi dan diabetes yaitu seringnya terjadi perubahan penglihatan(seperti kabur).

Informasi Kesehatan Mata Lansia

Saat kita memasuki tahun-tahun senior kita, pemeriksaan mata secara teratur dengan dokter mata menjadi lebih penting untuk menjaga penglihatan. Perubahan umum pada penglihatan dan kesehatan mata yang harus diperhatikan oleh lansia, antara lain; presbiopia. Rabun dekat, atau presbiopia, lebih umum terjadi setelah usia 40 tahun. Hal ini membuat aktivitas jarak dekat, seperti membaca atau menjahit, menjadi lebih sulit.

Kesulitan melihat di malam hari. Lansia membutuhkan waktu lebih lama untuk menyesuaikan dan fokus pada kegelapan daripada biasanya. Penelitian menunjukkan bahwa sel batang mata, yang bertanggung jawab untuk penglihatan cahaya redup, melemah seiring bertambahnya usia. Itulah mengapa mengemudi menjadi lebih sulit di malam hari, atau saat cuaca buruk jadi disarankan agar orang tua mengemudi pada siang hari.

Mata kering. Lansia cenderung memproduksi lebih sedikit air mata, kondisi mata yang tidak nyaman yang disebut mata kering. Mata kering sangat umum terjadi pada wanita yang telah mengalami menopause. Tergantung pada tingkat keparahannya, dokter mata Anda akan merekomendasikan air mata buatan untuk mengurangi keluhan Anda.

Katarak. Katarak adalah keadaan saat lensa di dalam mata kita menjadi keruh, sehingga sulit untuk melihat. Katarak bisa diobati dengan operasi. Glaukoma. Penyakit ini merusak saraf optik dan dapat menyebabkan kebutaan jika tidak ditangani secara dini. Karena gejalanya sering kali luput dari perhatian, menjalani pemeriksaan mata secara teratur adalah tindakan pencegahan terbaik untuk melindungi diri Anda dari kehilangan penglihatan.

Jatuh dapat menyebabkan cedera yang mengancam penglihatan. Jatuh menjadi lebih mungkin seiring bertambahnya usia karena perubahan keseimbangan dan penglihatan. Hal ini dapat menyebabkan cedera serius, termasuk cedera mata – yang paling sering terjadi di rumah. Penyesuaian sederhana di sekitar rumah dapat dilakukan untuk meminimalkan risiko jatuh, termasuk bantalan sudut tajam pada furnitur dan perlengkapan rumah, mengamankan pagar, dan memastikan menggunakan keset anti slip.

Mengikuti pemeriksaan mata rutin memungkinkan dokter mata Anda mengetahui masalah lebih awal. Semakin cepat masalah terdeteksi, semakin besar kemungkinan pengobatan akan berhasil. Lansia berusia 65 tahun ke atas melakukan pemeriksaan mata lengkap setiap tahun atau dua tahun sekali. Selama pemeriksaan mata rutin, dokter mata Anda akan memeriksa penyakit mata terkait usia, seperti degenerasi makula akibat usia, retinopati diabetic, glaucoma, dan katarak. Tidak jarang dokter mata dapat mengidentifikasi masalah kesehatan lain seperti diabetes atau stroke melalui pemeriksaan mata.

Take home message

Pemeriksaan mata rutin tidak hanya penting untuk mengatasi penyakit mata yang tanpa gejala, tetapi juga penting untuk memastikan kesehatan Anda secara keseluruhan. Kondisi kesehatan seperti tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, kekurangan vitamin, dan beberapa penyakit dapat dideteksi melalui mata sebelum gejala muncul. dr. Ni Putu Dharmi Lestari

Leave a Reply

Your email address will not be published.