SERBIBALI.COM, BADUNG – Komisi III DPRD Badung menyoroti pentingnya efisiensi dan pembenahan tata kelola dalam kunjungan kerja ke Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana (MGS), Senin (13/4/2026).
Kunjungan yang dipimpin I Made Ponda Wirawan ini bertujuan memperkuat sektor pangan sekaligus mengevaluasi kinerja perusahaan daerah tersebut.
Dalam kesempatan itu, dewan meninjau langsung fasilitas pengolahan beras serta berdialog dengan manajemen terkait peningkatan kualitas produksi dan distribusi.
Ponda menegaskan, pengawasan terhadap direksi baru menjadi fokus utama.
“Karena ini direksi baru, sudah sepatutnya kami memahami rencana kerja dan rencana bisnisnya ke depan. Kami melihat ada semangat pembenahan,” katanya.
Namun, ia mengingatkan pentingnya segera menyusun Peraturan Perusahaan sebagai dasar pengelolaan SDM.
“Kalau payung hukumnya belum ada, mereka sulit melakukan efisiensi maupun penegakan disiplin pegawai,” tegasnya.
Sementara itu, I Nyoman Satria menyoroti struktur biaya yang dinilai tidak sehat karena belanja pegawai mencapai sekitar 80 persen.
“Banyak kerja sama justru menurunkan keuntungan dibanding dikelola sendiri oleh Perumda,” ujarnya.
Ia juga mendorong perampingan organisasi agar Perumda lebih lincah, efisien, dan kompetitif dalam mendukung ketahanan pangan daerah. */red

+ There are no comments
Add yours