Jelang Pemilu Serentak 2024, PDIP Bali Panaskan Mesin Partai

DENPASAR, SERBIBALI.COM-Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Bali Dewa Made Mahayadnya, SH., mengapresiasi Rapat Kerja Cabang (Rakercab) dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) II PDI Perjuangan Provinsi Bali di Hotel Grand Inna Bali Beach, Sanur. Minggu (20/6) lalu berlangsung sesuai Protokol Kesehatan (Prokes). Selanjutnya, kader-kader PDIP Bali diharapkan mempersiapkan bagi mereka yang akan maju di pemilu Tahun 2024.

“Rakerda yang telah kami laksanakan dengan Prokes ketat swab antigen dan sebelumnya hanya yang hasil negatif boleh ikut Rakerda. Selain itu, Rakerda ini merupakan perintah partai melalui Kongres Partai, di mana Ketua DPC se-Bali melaporkan kegiatan partainya dan tanggung jawabnya sebagai cabang Partai, serta evaluasinya selama setahun,” ujar Mahayadnya dikonfirmasi, Senin (21/6) kemarin.

Pasca Rakercab dan Rakerda II PDI Perjuangan Provinsi Bali, dengan tema ‘Desa Kuat, Indonesia Maju, dan Berdaulat’, sub tema ‘Desa Taman Sari Kemajuan Nusantara’, di mana sekaligus memantapkan implementasi visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru.

Ia menambahkan dalam Rakerda turut digali mendalam gagasan ide dan masukan melalui rekomendasi kader-kader PDIP kepada DPD PDIP Bali, yang berikutnya akan berlanjut dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDIP di Jakarta.

“Hal lain juga yang terpenting adalah memberikan rekomendasi kepada DPD yang akan disampaikan ke DPP Partai, pada Rakernas di bulan Agustus 2021 nanti di Jakarta,” tambahnya.

  Mahayadnya selaku anggota Komisi II Bidang Perekonomian dan Keuangan DPRD Provinsi Bali ini menuturkan sejumlah hal krusial dibahas dalam Rakerda, namun yang utama dibahas adalah tentang proses pemilihan di berbagai jenjang baik Pileg, Pilgub atau Pilwali, Pilpres di Tahun 2024 ke depan.

Rakerda yang dihadiri Arief Wibowo selaku Wakil Sekjen DPP PDIP Bidang Program Pemerintah, Ketua DPP PDIP Drs. I Made Urip, M.Si., Ketua DPD PDIP Provinsi Bali Dr. Ir. Wayan Koster, MM. Sebelumnya pula, Rakerda PDIP ini diikuti 6 anggota DPR RI dan 33 anggota DPRD Provinsi Bali, dan pengurus DPD PDIP Bali, bersama Ketua, Sekretaris, dan Bendahara DPC PDIP Kabupaten/Kota se-Bali. Termasuk juga, kepala daerah dan Wakil Kepala Daerah Kabupaten/Kota se-Bali dari kader-kader PDIP.

“Rakerda menelorkan pembahasan yang krusial tentang proses Pileg, Pilpres di awal tahun 2024 dan Pilkada Gubernur, Bupati/Walikota pada November 2024,”

Disinggung lebih jauh, Mahayadnya menegaskan para kader-kader potensial di PDIP yang akan maju di Tahun 2024 sudah mesti mempersiapkan rencana dini dan kesiapan diri mereka. Oleh karena itu, kader PDIP yang akan maju di Pileg/Pilpres/Pilgub/Pilwali 2024 sudah dapat mereka-reka kekuatan suaranya.

“Mempersiapkan diri dari sekarang, sudah tau pasti arah tujuannya pada Tahun 2024,” tandasnya.

Para kader dalam Rakercab dan Rakerda II PDI Perjuangan Provinsi Bali, turut melakukan pemaparan pelaksanaan instruksi, arahan partai, hingga implementasi Pola Pembangunan Semesta Berencana (PPSB) yang sudah berjalan dan penyampaian rekomendasi untuk dibawa ke Rakernas.

Desa Kuat Indonesia Maju

Sebelumnya, Minggu (20/6) Ketua DPD PDIP Provinsi Bali, Dr. Ir. Wayan Koster, MM., menjelaskan bahwa Rakercab dan Rakerda II tahun 2021 sebagai sinkronisasi, evaluasi, juga konsolidasi atas kinerja jajaran kepemimpinan partai baik di tingkat DPD, DPC, hingga PAC. Di dalam rencana Rakerda II, melanjutkan capaian kinerja Rakerda I Tahun 2016 mengenai implementasi prinsip dan nilai dalam PPSB di Provinsi Bali.

“Jadi dengan tema Rakerda II, yaitu Desa Kuat, Indonesia Maju, dan Berdaulat dengan sub tema I, Desa Taman Sari Kemajuan Nusantara dan sub tema II memantapkan implementasi visi ‘Nangun Sat Kerthi Loka Bali’ melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana Menuju Bali Era Baru merupakan fokus utama dari Rakerda II PDIP Bali Tahun 2021 ini. Jadi, yang akan maju di Pilkada 2024 bersiap-siaplah dari sekarang dengan visi tersebut (Nangun Sat Kerthi Loka Bali), karena strategi politik ini hanya dapat diterapkan apabila partai dapat memenangkan Pilkada serentak Tahun 2024,” kata Koster.

Wakil Sekjen DPP PDIP Bidang Program Pemerintahan, Arief Wibowo turut menambahkan jelang ajang demokrasi 2024 PDIP dia harap bisa menang hattrick. Hal dimaksud mencermati ketetapan kongres dan perintah Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, dengan persiapan matang di tubuh PDIP harus mampu memanfaatkan waktu yang ada saat ini.

“Bukanlah waktu yang panjang (tiga tahun), maka bila kita tarik mundur menggunakan jadwal yang sedia akan dipastikan oleh pemerintah, KPU dan disetujui DPR. Bisa jadi kemungkinan 2022 kita sudah memasuki tahapan Pemilu dan semua harus bekerja keras,” pungkasnya.

Kader PDIP, Nyoman Parta menuliskan dalam akun Facebook-nya, bahwa Rakerda II PDIP juga mengambil keputusan berkaitan dengan percepatan pelaksanaan program utama dan pendukung di tingkat desa/kelurahan dan desa adat melalui:

A) Percepatan pelaksanaan program prioritas pemerintah Provinsi Bali di tingkat Desa/Kelurahan Desa; 1) Program pengelolaan sampah berbasis sumber di desa/kelurahan dan desa adat, 2) Program pembatasan timbulan sampah plastik sekali pakai, 3) Program perlindungan danau, mata air, sungai, dan laut, 4) Program pemasaran dan pemanfaatan, 5) Program Pertanian Organik.

 B) Program pendukung; 1) Program pelestarian dan penggalian seni tradisi yang ada di desa adat, 2) Program penguatan dan perlindungan tari sakral di Bali, yang terkait dengan tari sakral di desa adat setempat dan di daerah Bali, 3) Program hari penggunaan busana adat Bali, 4) Program perlindungan dan penggunaan bahasa, aksara, dan sastra Bali, serta penyelenggaraan bulan bahasa Bali, 5) Program perlindungan pura, pretima, dan simbol keagamaan, 6) Program sistem pengamanan lingkungan terpadu berbasis desa adat, 7) Program pelestarian tanaman lokal Bali sebagai Taman Gumi Banten, Puspa Dewata, Usadha, dan Penghijauan, 8) Program penggunaan kain tenun endek/kain tenun tradisional. (mb/sb)

Leave a Reply

Your email address will not be published.