Aksi Simpatik, Pasemetonan Pali-Pali Rayakan HUT Ke-4 Pungut Sampah Platik di Pantai

4 min read

SERBIBALI.com, DENPASAR – Bali sebagai daerah tujuan wisata harus bebas dari sampah plastik. Itulah komitmen Pasemetonan Pali-Pali (Pada Lingsir Pada Liang). Aktifitas yang rutin dilakukan pasemetonan Pali-Pali ini selalu membersihkan pantai dari sampah plastik ini sebagai bentuk kepedulian untuk menjaga lingkungan. “Bali Cantik tanpa Sampah Plastik”, Inilah thema yang diusung dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-4 Pasemetonan Pali-Pali, yang dilaksanakan di Pantai Segara Ayu Sanur, Sabtu (20/4/2024).

Sebagai pasemetonan yang anggotanya sebagian besar merupakan pensiunan dari berbagai profesi ini, secara rutin menggelar aktivitas positif. Yang mana, aktivitas yang dilakukan, selain untuk menjaga kesehatan secara personal, aktivitas lingkungan yang dilakukan juga diharapkan bisa bermanfaat untuk lingkungan sekitar.

Hal ini ditegaskan Ketua Pasemetonan Pali-Pali I Dewa Putu Arsa Madangan pada HUT ke-4 yang diisi berbagai kegiatan diantaranya persembahyangan bersama, yoga dan memungut sampah diseputaran Partai Segara Ayu, Sanur yang melibatkan 100 orang anggotanya.

Didampingi Pembina Pali Pali, Gede Kintawali dan I Ketut Ardana, Dewa Putu Arsa menjelaskan pasemetonan Pali-Pali terbentuk pada 20 April 2020 yang anggotanya saat ini sudah tergabung 90 orang, yang terdiri dari berbagai profesi. Bahkan ada anggotanya orang asing yang sudah lama tinggal di Bali. “Mereka ini menjadi motovator kami untuk bersama-sama peduli dengan lingkungan, terutama sampah plastic,” tegas Dewa Putu Arsa.

Sejalan dengan thema “Bali Cantik tanpa Sampah Plastik”, kata dia tentu kegiatan ini diharapkan dapat bermanfaat untuk lingkungan. Selain sebagai ajang silaturahmi antar anggota, HUT ini juga untuk memberikan hiburan kepada para anggota.

“Sebagai pasemetonan yang anggotanya sebagian besar merupakan pensiunan dari berbagai profesi ini, secara rutin menggelar aktivitas positif. Yang mana, aktivitas yang dilakukan, selain untuk menjaga kesehatan secara personal, aktivitas lingkungan yang dilakukan juga diharapkan bisa bermanfaat untuk lingkungan sekitar,” tegas Dewa Putu Arsa yang juga didampingi Paul Gibson asal Australia yang dijadikan motivator dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Menurut Dewa Putu Arsa pasemetonan Pali-Pali terbentuk dari kesadaran dan tidak ada ikatan, karena semua berdasarkan kepentingan bersama utamanya menjaga kesehatan. Saat ini anggotanya sudah mencapai 90 orang dari berbagai daerah di Bali. “Kami sangat terbuka siapa pun ingin bergabung silahkan. Karena semuanya untuk liang (gembira) dan penuh kebersamaan,” jelasnya.

Dewa Putu Arsa menambahkan tujuan dibentuknya pasemetonan Pali Pali adalah untuk membuat suatu kebersamaan, setelah pensiun dari pekerjaan, tentu aktivitas di rumah mulai berkurang. Melalui pasemetonan ini, berbagai kegiatan dan kumpul-kumpul, diharapkan bisa meningkatkan aktivitas.

“Program dari Pali Pali, kami tetap melakukan kepedulian lingkungan dengan kegiatan bersih-bersih pantai. Selain itu, juga untuk mempererat pasemetonan, dan meningkatkan kesehatan personal,” kata Dewa Arsa didampingi anggota, I Ketut Ardana yang juga mantan Ketua ASITA Bali dua periode.

Sementara itu, Pembina Pali Pali, Gede Kintawali, menyampaikan bahwa, motivasi terpenting dari semua anggota yang tergabung dalam pasemetonan ini adalah untuk kesehatan. Pasalnya setelah pensiun dari pekerjaan, tentu aktivitas mulai berkurang, yang membuat kesehatan juga ikut menurun.

“Jadi motivasi semua anggota, dilatarbelakangi oleh kesehatan, disamping juga untuk ikut menjaga kebersihan lingkungan, dari sampah plastik, sesuai tema Hut Bali Cantik tanpa Sampah Plastik,” ucapnya.

Anggota kehormatan Pali Pali asal Australia, Paul Gibson, mengatakan, dirinya tertaril bergabung dengan pasemetonan Pali Pali, karena kecintaannya dengan Bali. Untuk itulah, ia ingin terus berpartisipasi dalam menjaga Bali agar tetap bersih dari sampah plastik.

Paul menambahkan sebagai upaya nyata untuk menjaga kebersihan Bali, pihaknya rutin setiap hari melakukan aksi bersih-bersih sampah plastik di sepanjang pantai Sanur. “Saya sangat cinta Bali. Di Pali- Pali, saya sudah sudah menjadi bagian dari keluarga. Sejak 5 tahun lalu, saya sudah memulai aktivitas bersih-bersih di pantai,” tegas Gibson sudah tinggal di Bali sejak 2010. 

Pada kesempatan yang sama juga dihadiri perwakilan dari anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Bali terpilih Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra yang diwakili Dewa Gede Sayoga. Atas kepedulian dan dukungan terhadap Pasemetonan Pali-Pali ini, IB Rai Darmawikaya Mantra juga menyerahkan donator yang diserahkan Dewa Gede Sayoga diterima Ketua Pali-Pali Dewa Putu Arsa.

Peringatan HUT ke-4 Pali-Pali penuh dengan kebersamaan dan kegembiraan diisi dengan berbagai kegiatan diantaranya mandi di laut (makerem), potong kue, hiburan dan ditutup dengan pengundian doorprice atau luckydraw yang merupakan donator dari masing-masing anggota. (Tri)

Berita Lainnya

More From Author

+ There are no comments

Add yours