Wamendikdasmen Usulkan Redistribusi Guru Atasi Kekurangan di Karangasem

2 min read

SERBIBALI.COM, KARANGASEM – Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq mengungkapkan bahwa Indonesia masih menghadapi kekurangan tenaga pendidik dalam jumlah besar. Secara nasional, kebutuhan guru diperkirakan masih mencapai sekitar 498 ribu orang, termasuk di Kabupaten Karangasem yang masih kekurangan sekitar 1.000 guru.

Dalam kunjungannya ke Karangasem, Rabu (1/4/2024), Fajar menjelaskan bahwa salah satu langkah yang akan dilakukan pemerintah untuk mengatasi persoalan tersebut adalah melalui redistribusi guru.

“Kekurangan guru terjadi di seluruh Indonesia, bukan hanya di Karangasem saja. Salah satu faktornya karena terjadinya penumpukan guru di beberapa sekolah,” kata Fajar.

Ia menilai ketimpangan jumlah tenaga pendidik terjadi karena distribusi guru yang belum merata. Di satu sisi terdapat sekolah dengan jumlah guru berlebih, sementara sekolah lain justru mengalami kekurangan.

Namun demikian, kebijakan redistribusi tersebut memiliki keterbatasan karena hanya dapat dilakukan dalam lingkup satu kabupaten atau kota.

Sementara untuk perpindahan guru antarprovinsi, pemerintah masih menunggu proses pengangkatan tenaga pendidik melalui skema CPNS maupun PPPK, baik penuh waktu maupun paruh waktu.

“Kami sudah intens berkoordinasi dengan Kemenpan RB terkait pengangkatan tenaga guru agar terus ditambah, supaya kekurangan guru bisa teratasi,” ujar Fajar.

Di sisi lain, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Karangasem I Gusti Bagus Budiadnyana membenarkan bahwa daerahnya memang masih menghadapi kekurangan tenaga pendidik.

Menurutnya, kebijakan redistribusi guru yang direncanakan pemerintah pusat dapat menjadi solusi sementara untuk mengatasi ketimpangan tersebut.

“Dengan adanya kebijakan ini, pemerataan tenaga pendidik khususnya di Karangasem dapat segera terwujud,” ucap Budiadnyana. */sb

Berita Lainnya

More From Author

+ There are no comments

Add yours