Kemenkumham Bali Salurkan 1000 Paket Bantuan Sosial

2 min read

DENPASAR,SERBIBALI.COM-Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali kembali menyalurkan “Bantuan Sosial” berupa paket sembako kepada masyarakat yang terdampak
Covid-19. Penyaluran Bantuan Sosial Tahap II ini, merupakan tindak lanjut atas diserahkannya
bantuan dana sosial penanggulangan Covid-19 dari Menteri Hukum dan HAM RI sejumlah 700 juta rupiah, yang dibagikan kepada 7 Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM yang saat ini, masih menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

Kanwil Kemenkumham Bali mendapatkan tugas menyalurkan Bantuan Sosial dari Menteri Hukum dan HAM, sebesar 100 juta rupiah.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali, Jamaruli Manihuruk mengatakan,
bahwa, sebanyak Seribu (1000) paket Bantuan Sosial berupa Paket Sembako, yang
siap disalurkan kepada beberapa yayasan, panti asuhan, kaum disabilitas dan komunitas seni, yang berada di Kota Denpasar.

“Selain itu, kami juga membagikan “Paket Sembako” tersebut,
kepada masyarakat umum di sekitaran jalan kota Denpasar,” ucap Jamaruli Manihuruk di
Ruang Dharmawangsa Kanwil Kemenkumham Bali, pada Rabu (4/8/2021).

Sebelumnya, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali telah membagikan sebanyak 1721 Paket Sembako, melalui kegiatan Kumham Peduli, Kumham Berbagi, yang dilaksanakan, pada tanggal 29-30 Juli 2021.

1721 Paket tersebut, didistribusikan melalui 36 Posyankumhamdes, pada masing-masing 4 desa, paling terdampak dari setiap Kabupaten/Kota di Bali.

Adapun para penerima Bantuan Sosial dari Menteri Hukum dan HAM RI yang dibagikan pada
hari ini, adalah Yayasan Pendidikan Dria Raba, Yayasan Sehati Bali, Rumah Bisabilitas
(Komunitas Disable fisik, Tuna Rungu), Love and Strong Women (Komunitas Wanita Pejuang Kanker), Komunitas Bipolar Bali, Yayaaan KPSI Simpul Bali (Komunitas Scizhoprenia), Yayasan Gaya Dewata (Komunitas Transpuan), Yayasan Teman Baik Nusantara, Komunitas
Pekerja Seni Bali, PSTW Wana Seraya, Panti Asuhan Dharma Jati II, Panti Asuhan Tat Twam
Asi, Panti Asuhan Hindu Sunya Giri, Yayasan YAPPA Putra, Yayasan Yappa Putri, Panti
Asuhan Rumah Impian, Yayasan Sayangi Bali, Panti Asuhan KH. Mas Mansur, Yayasan Sosial & Panti Asuhan “Elisama”, Panti Asuhan Miftahul Fala, beserta masyarakat umum, seperti Pedagang Kecil di Pinggir Jalan, Pemulung, Tukang Sapu, Tukang Sampah, Tukang Parkir dan Tukang Jinjing Pasar.

“Semoga dengan “Bantuan Sosial” ini, dapat membangkitkan rasa gotong royong di masyarakat kepada mereka, yang membutuhkan dan dapat menggerakan hati masyarakat lainnya, agar lebih peduli terhadap sesama” ujar Jamaruli Manihuruk.

Pemerintah, dalam hal ini, tidak bisa bekerja sendirian. Semua pihak, termasuk masyarakat
harus mau bekerja sama dan bergotong royong, dalam mengatasi persoalan pandemi Covid-19. “Penyebaran virus masih terus terjadi, jadi, kami berharap seluruh masyarakat agar tetap waspada, selalu patuhi protokol kesehatan dan sukseskan program vaksinasi Covid-19 dari pemerintah,” tutupnya.acesb

Berita Lainnya

More From Author

+ There are no comments

Add yours