Menteri PPPA: Kami Libatkan Organisasi Perempuan

Dialog G20 Empower

DENPASAR, SERBIBALI.COM – Kota Denpasar menjadi tuan rumah dialog G20 Empower yang dibuka Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia, Senin (12/4) di Gedung Dharma Negara Alaya Kreatif.

Kegiatan dialog G20 Empower yang melibatkan Deputi Bidang Partisipasi Masyarakat Kementerian PPPA, Prof. Dr. Vennetia R. Danes, Staf Ahli Menteri Bidang Pembangunan Keluarga Kementerian PPA, Indra Gunawan, ini berkaitan dengan penyelenggaraan pertemuan G20 Empower di Bali pada Tahun 2022 mendatang. Hadir juga dalam dialog ini Ketua Dekranasda Denpasar yang juga selaku Ketua TP PKK Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara serta Kepala Dinas PPPA provinsi, kabupaten/kota se-Bali.

Menteri PPPA, Ny. Bintang Puspayoga menyampaikan G20 merupakan forum ekonomi dunia yang memiliki posisi strategis. Forum ini memiliki sekitar 65 persen penduduk dunia, 79 persen perdagangan global dan setidaknya 85 persen perekonomian dunia. Indonesia akan menjadi tuan rumah atau Presidensi Konferensi Tingkat Tinggi G20 (KTT G20) Tahun 2022 yang rencananya akan dilaksanakan di Provinsi Bali. Kemen PPPA berkomitmen untuk membangun dan mendukung kemajuan kepemimpinan perempuan di sektor swasta.

“Kami melibatkan perwakilan organisasi perempuan, salah satunya Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Bali, secara bersama-sama Dinas PPPA provinsi, kabupaten/kota se-Bali serta Dekranasda kabupaten/kota se-Bali.

Lebih lanjut Ny. Bintang Puspayoga juga menjelaskan bahwa perempuan dan anak adalah sumber daya manusia yang menjadi kekuatan bangsa yang harus diperhatikan.

“Saya sudah petakan masalah perempuan dan anak di Bali. Bali daerah pariwisata kita tidak mau permasalahan belakangan ini muncul berkaitan perempuan dan anak menggangu apa yang kita banggakan terhadap Bali,” ujarnya.

Di Kementerian PPPA, lanjutnya ada lima isu arahan Presiden, yakni pemberdayaan perempuan di bidang kewirausahaan yang berperspektif gender dengan dukungan ada di IWAPI. “Dialog ini, tidak saja membahas G20, tapi dapat berkaitan dengan isu-isu perempuan dan anak di Bali,” ujarnya.

Sementara Ketua Dekranasda Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara mendukung pelaksanaan G20 yang akan dilaksanakan di Bali tahun 2022. Pemberdayaan perempuan dalam bidang kewirausahaan dengan program sinergitas bersama organisasi perempuan yang ada getol dilaksanakan melalui sinergitas Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Denpasar.

“Langkah bersinergi patut dijalin dalam melaksanakan pemberdayaan perempuan dalam bidang kewirausahaan,” jelasnya. (mb/sb)

Leave a Reply

Your email address will not be published.