Polsek Ubud Miliki Gapura Seharga Rp400 Juta

Potensi Jadi Spot Selfie Wisatawan

GIANYAR, SERBIBALI.COM – Polsek Ubud  kini memiliki wajah baru setelah tembok penyengker dan gapura yang diberi nama Gahana Sarining Mahayoda diresmikan Kamis (21/1). Tembok dan gapura tersebut seharga Rp 400 juta yang merupakan hibah dari salah seorang pengusaha lokal asal Peliatan, I Putu Muliadi.

Kapolsek Ubud, AKP I Gede Sudyatmaja menjelaskan, tembok penyengker dan gapura tersebut dibangun atas prakarsa keluarga besar Polsek Ubud untuk memperindah Mapolsek Ubud. Tembok penyengker dan gapura tersebut dibangun dengan konsep Bali berbahan bata merah dan diberi nama Gahana Sarining Mahayodha. Terlebih Ubud merupakan kawasan pariwisata dunia, sehingga harus bisa menunjukkan konsep budaya di Bali. “Dalam tembok digambarkan kesenian, apalagi Ubud kan dikenal dengan seninya,” tegasnya Kamis (21/1).

Ditambahkannya, jika tembok penyengker dan gapura itu dibangun lantaran tembok lama sudah rapuh dan rawan roboh. “Tembok yang lama itu sudah ada sejak tahun 1983, terbuat dari beton cetakan dan sudah lapuk. Dipegang saja roboh, jadi berbahaya juga,” ungkapnya.

Pembangunan tembok dengan panjang 75 meter dan tinggi 2,5 meter tersebut juga merupakan sinergi dengan masyarakat. Sebab pembangunannya  dibantu oleh masyarakat setempat yakni seorang pengusaha lokal, I Putu Muliadi, 41, asal Peliatan, yang merupakan owner Delta Supermarket.

Dengan dibangunnya tembok tersebut, pihaknya pun berharap Polsek Ubud dapat semakin indah dan cantik. Secara tidak langsung hal itu juga diharapkan dapat meningkatkan semangat para anggota Polsek Ubud untuk dapat melayani dan mengayomi masyarakat lebih baik lagi sehingga tercipta kamtibmas wilayah Ubud yang kondusif. Selain itu juga diharapkan dapat menjadi ikon wisata baru di Ubud karena bisa menjadi spot selfie bagi wisatawan.

“Selanjutnya tembok dan gapura ini dihibahkan dari I Putu Muliadi kepada Kapolres Gianyar pada hari Selasa (19/1)  dan dilanjutkan dengan peresmian Tembok Gahana Sarining Mahayodha dan penandatanganan prasasti,” tandasnya.

Sementara itu, owner Delta Supermarket, I Putu Muliadi, 41, mengatakan jika pihaknya menyumbang Rp 400 juta untuk pembangunan tembok dan gapura di Polsek Ubud. Hal itu dilakukan sebagai bentuk dukungan kepada Polsek Ubud yang selama ini telah menjaga kamtibmas di Ubud. “Lagipula selama ini memang sudah terbangun hubungan yang baik. Jadi kita sumbang Rp 400 juta kita berikan kepada pemborong sampai selesai, kalau desainnya dari Pak Kapolsek,” ujarnya.

Meskipun selama pandemi Covid-19 ini omzetnya menurun hingga 30 persen, Muliadi mengaku sumbangan untuk pembangunan tembok tersebut tidaklah menjadi masalah. Bahkan ia akan kembali menghibahkan sepasang patung polisi yang rencananya akan diletakkan di depan tembok sebagai ikon.

Di samping itu, pihaknya juga seringkali terlibat dalam pembangunan fasilitas umum di Ubud, termasuk pembangunan pura. “Karena konsep kami hubungan yang baik harus dijalin dengan siapa saja baik, termasuk di masyarakat. Mudah-mudahan sumbangsih kami dapat berguna,” harapnya. ctr

Leave a Reply

Your email address will not be published.