Pohon Besar Tumbang Menimpa Pelinggih, Danramil Bersama Muspika Turun ke Lokasi

Tabanan, SERBI BALI-Cuaca hujan disertai angin dan petir mengakibatkan dahan pohon bunut atau kayu lokal, yang diperkirakan berusia 300 tahun lebih menimpa beberapa pelinggih di Pura Puseh dan Pura Manikan di Gunung Sari Desa Jatiluwih Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, pada Kamis (5/5/2022).

Kejadian tersebut, menurut salah satu warga setempat, Nengah Sulatra (65) mengatakan, dirinya bersama beberapa tetangga mendengar gemuruh di areal Pura Puseh sekitar pukul 00.25 WITA dini hari. Namun, karena cuaca hujan dan suasana masih gelap baru kemudian dilaporkan pada pagi harinya.

Setelah diketahui dari Babinsa I Ketut Sukarma, warga setempat dan Bendesa Adat, I Ketut Widadi atas adanya kejadian tersebut, Danramil 1619-08/Penebel, Kapten Inf. Nyoman Arya Kepakisan bersama Kapolsek Penebel dan Camat Penebel langsung turun ke lokasi kejadian dan Babinsa, Sertu I Ketut Sukarma, Bhabinkamtibmas, Perbekel Jatiluwih, BPBD Kabupaten Tabanan dan pihak PLN Penebel beserta masyarakat setempat, bergotong royong membersihkan areal Pura Puseh Gunung Sari tersebut.

Menurut Danramil 1619-08/Penebel, Kapten Inf. Nyoman Arya Kepakisan setelah berkoordinasi dengan pihak BPBD, Kapolsek dan Bendesa Adat, I Ketut Widadi serta Pemangku Pura Puseh Adat Gunung Sari serta Pemangku Pura Manikan Gunung Sari menyebutkan kerugian yang ditimbulkan akibat bencana tersebut yaitu beberapa pelinggih di Pura Puseh dan Pura Manikan mengalami kerusakan, diantaranya di Pura Puseh Adat Gunung Sari mengalami kerusakan pada Pelinggih Piasan dan Tembok Penyengker sebelah barat dan Utara kurang lebih sepanjang 15 (lima belas ) meter dengan total kerugian diperkirakan hingga Rp. 250.000.000,- (dua ratus lima puluh juta rupiah).

Sementara itu, di Pura Manikan Gunung Sari, Desa Jatiluwih mengalami kerusakan pada Bale Paruman, Pelinggih Catu Meres, Pelinggih Catu Mujung, Pelinggih Prasasti serta tembok penyengker sebelah timur dan utara, kurang lebih sepanjang 10 (sepuluh) meter. Kerugian diperkirakan juga mencapai Rp. 250.000.000,- (dua ratus lima puluh juta rupiah).

“Pohon bunut yang berdiameter 1 meter dan tinggi sekitar 30 meter yang tumbang tersebut, segera dibersihkan dengan peralatan yang ada oleh masyarakat bersama Koramil, Polsek dan BPBD Tabanan,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Muspika juga menghimbau dan mengingatkan warga, agar tetap waspada dan berhati-hati saat cuaca hujan dan angin kencang disertai petir, karena kemungkinan pohon tumbang bisa saja terjadi dimana saja.

Leave a Reply

Your email address will not be published.