Sinergitas PDDI Bali dan PMI Buleleng Gandeng KKS Sukseskan Kegiatan Donor Darah

BULELENG,SERBIBALI.COM-Dengan menggandeng KKS (Komunitas Kasih Sayang), serangkaian HUT PMI ke-76 di UDD (Unit Donor Darah) PMI Kabupaten Buleleng, Pengurus Daerah (PD) PDDI (Perhimpunan Donor Darah Indonesia) Provinsi Bali bersinergi bersama Pengurus Cabang (PC) PDDI Singaraja dan PMI Kabupaten Buleleng melaksanakan kegiatan donor darah.

Turut hadir, Wakil Bupati Buleleng, dr. Nyoman Sutjidra,Sp.OG., yang juga sebagai Ketua PMI Kabupaten Buleleng.

Pada kesempatan tersebut, Ketua PD PDDI Bali, Ketut Pringgantara mengajak seluruh masyarakat Buleleng, agar bersedia mendonorkan darahnya. Terlebih saat ini, PMI Kabupaten Buleleng sudah memiliki gedung Unit Donor Darah (UDD). “Masyarakat tidak perlu ke rumah sakit lagi untuk donor darah. Sekarang, sudah ada UDD yang lebih nyaman untuk masyarakat,” ungkap Ketut Pringgantara.

Sementara itu, Wakil Bupati Buleleng, yang juga sebagai Ketua PMI Buleleng, dr. I Nyoman Sutjidra,Sp.OG., menyatakan, bahwa kebutuhan darah setiap tahun di Kabupaten Buleleng, rata-rata mencapai 12 ribu kantong darah atau per hari mencapai 35 kantong. Sementara stok darah yang dimiliki, saat ini, baru mencapai 9 ribu kantong atau baru terpenuhi 80 persen. Pemenuhan target darah itu berkurang, dikarenakan, situasi pandemi Covid-19.

Lebih lanjut, disebutkan, kantong-kantong darah yang dilakukan oleh perusahaan swasta, sekolah, instansi pemerintahan hingga TNI/Polri pada setiap acara, kini, hasilnya menurun drastis, karena pemberlakuan PPKM Darurat hingga dilarang berlangsungnya kegiatan tersebut, menjadi pemicunya.

Untuk itu, Ia menargetkan dalam tiga bulan ke depan, kekurangan tersebut, dengan jumlah kurang lebih 3 ribu kantong darah itu, akan segera dikejar. Melalui berbagai program, pihaknya dari PMI Kabupaten Buleleng bersinergi bersama PDDI (Perhimpunan Donor Darah Indonesia) Bali dibawah pimpinan Ketut Pringgantara, untuk dapat memobilisasi dan memotivasi masyarakat, dengan cara mengedukasinya, agar mau menyumbangkan darahnya,” jelasnya.

Pemenuhan target tersebut, kata Wabup Nyoman Sutjidra, bisa dilakukan dengan memaksimalkan kegiatan donor darah di lingkungan komunitas, yang dimulai dari Kecamatan, Desa, Banjar hingga Komunitas Pemuda Pemudi, seperti Sekeha Teruna Teruni.

“Darah ini sangat penting. Kebutuhan di rumah sakit sangat tinggi, apalagi sekarang dengan adanya Covid-19 dan demam berdarah, kebutuhan darah sangat meningkat. Untuk itu, sampai akhir tahun ini, kami berusaha mengejar target ketersediaan darah, dengan jumlah sekitar tiga ribu kantong lagi,” paparnya.

Dijelaskan, PMI (Palang Merah Indonesia) Kabupaten Buleleng berupaya terus berupaya untuk menjamin ketersediaan stok darah aman. Disebutkan, sejumlah kantong donor darah dijajagi, agar ikut berpartisipasi, dalam berdonasi darah di Buleleng. Bahkan, sejumlah kelompok, komunitas hingga pegawai dan staf di pemerintahan dilibatkan, dalam kegiatan “Gebyar Donor Darah”.

Selanjutnya, Ketua PDDI Provinsi Bali, Ketut Pringgantara mengajak seluruh masyarakat Buleleng, untuk mau mendonorkan darahnya. Kegiatan donor darah merupakan salah satu skrining kesehatan masyarakat. Mereka yang mendonorkan darahnya, akan mengetahui kondisi kesehatan lewat skrining darah yang dilakukan. Sebelum dinyatakan layak atau tidak mendonorkan darahnya kepada orang yang membutuhkan.

Berikutnya, Ketut Pringgantara menyambut baik kolaborasi bersama PMI Kabupaten Buleleng dan juga KKS (Komunitas Kasih Sayang), untuk turut serta memberikan edukasi kepada masyarakat Buleleng.

Menurutnya, pemberian edukasi kepada masyarakat sangat penting dilakukan. Maka dari itu, PDDI Bali bersinergi bersama PMI Buleleng dengan menggandeng KKS (Komunitas Kasih Sayang) diminta terus bekerja ekstra melakukan sosialisasi, bahwa donor darah sangat penting, untuk membantu sesama dan juga memberikan kesehatan bagi tubuh.

“Semoga dengan pemberian edukasi secara rutin, nantinya masyarakat termotivasi untuk melakukan donor darah. Ini semua demi kepentingan kita bersama dan juga kesehatan kita bersama,” tuturnya.

Bahkan, pihaknya menyambut baik sinergitas PDDI Bali bersama PMI Kabupaten Buleleng dalam kegiatan donor darah, demi aksi kemanusiaan.

“Mari kita saling bergandeng tangan memberikan kehidupan kepada sesama melalui donor darah, agar pandemi dan tugas-tugas kenegaraan bisa kita selesaikan, kegiatan untuk masyarakat segera normal,” pungkas Ketut Pringgantara.ace

Leave a Reply

Your email address will not be published.