Bali Paling Patuh Gunakan Masker

DENPASAR, SERBIBALI.COM –Tak sia-sia Gubernur Bali Wayan Koster terus mengimbau masyarakatnya agar mematuhi protokol kesehatan dengan 3M guna menghindari terpapar Covid-19 ini. Kepala BNPB yang juga Ketua Satgas Nasional Penanggulangan Covid-19 Letjen TNI Doni Monardo menilai masyarakat Bali paling patuh memakai masker.

Kepatuhan masyarakat Bali memakai masker dinilai dengan prosentase mencapai 96,47% tertinggi di Indonesia. Demikian juga kepatuhan menjaga jarak dan menghindari kerumunan dengan prosentase mencapai 91,95% tertinggi di Indonesia.

“Jadi ini laporan dari Kepala BNPB sekaligus Ketua Satgas Nasional Penanggulangan Covid-19. Pencapaian kita dalam penerapan protokol kesehatan dengan 3M, astungkare kita yang tertinggi di Indonesia. Ini luar biasa,” ujar Gubernur Koster, Selasa (5/1) usai menghadiri rapat bersama yang dihadiri Menteri Dalam Negeri, Menteri Kesehatan, dan Gubernur se-Indonesia.

Didampingi  Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. Ketut Suarjaya, dan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali I Gde Wayan Samsi Gunarta, Gubernur Koster mengatakan, pencapaian hasil dari penerapan protokol kesehatan, antara lain terdiri atas, penambahan baru Covid-19 terkendali dengan rata-rata 98 orang per hari (data tertanggal 4 Januari 2021), kemudian tingkat kesembuhan mencapai 90,96% tertinggi di Indonesia.

Tak hanya  itu, tingkat kematian cenderung menurun, rata-rata kurang dari 5 orang per hari secara kumulatif mencapai 2,95% (data tertanggal 4 Januari 2021).  “Dari tingkat kepatuhan yang baik tersebut, hasilnya juga menjadi sinkron dan terkendali dengan baik. Berdasarkan tiga indikator ini, penanganan Covid-19 di Provinsi Bali tergolong yang sangat baik. Kasus barunya terkendali, lalu tingkat kesembuhannya sangat tinggi, dan tingkat kematiannya juga terkendali. Ini pencapaian yang bagus sekali,” imbuhnya.

Hal lain disampaikan menyoal penambahan kasus baru tertinggi, di mana berada di Kota Denpasar, Kabupaten Badung, Gianyar, dan Tabanan.  “Ada 4 Kabupaten/Kota di Bali yang penambahan kasus barunya cukup tinggi di Provinsi Bali,” katanya.

Pencapaian kinerja yang baik saat ini adalah berkat kerja keras dan kebersamaan dari para pihak antara lain, Pemerintah Provinsi Bali, Polda Bali, Kodam IX/Udayana, Majelis Desa Adat Provinsi Bali, Pemerintah Kabupaten/Kota Se-Bali masing-masing beserta jajaran, dan Desa Adat, Desa/Kelurahan, sekaligus kelompok masyarakat.

Selain itu, pencapaian kinerja yang baik kini juga menunjukkan tingkat kepatuhan masyarakat dengan tertib, disiplin, dan penuh tanggung jawab dalam menerapkan protokol kesehatan sesuai arahan dan kebijakan Pemerintah Pusat serta Pemerintah Daerah. “Namun demikian ini menunjukkan bahwa masyarakat kita di Bali ini patuh, karena prosentase kepatuhannya cukup tinggi,” tandasnya.

Hal terpenting lainnya adalah kebijakan pengetatan penerapan protokol kesehatan telah berdasarkkan Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 3355 Tahun 2020 tentang Protokol Tatanan Kehidupan Era Baru. Dan sekaligus pula, Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 2021 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kegiatan Masyarakat Selama Libur Hari Raya Natal dan Menyambut Tahun Baru 2021 Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru di Provinsi Bali. ksm

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.